Pernah gak ingin bersuara, tapi sudah tahu tidak akan didengar? bukannya tidak berani bersuara, tapi aku terbiasa di sepelekan. pak, bu anadai kalian tahu, aku hanya ingin ada foto keluarga kita terpajang di rumah. namun, rumah yang seharusnya jadi temoat yang nyaman untuk pulang, malah terasa asing untukku. tidak ada yang mau mendengarku. tidak ada yang menemuan saat aku tumbuh. aku sendiri. …
Ibu, aku nggak sekuat itu. ada banyak hal yang aku sembunyikan dari ibu. tentang aku yang sering mrangis di kamar sendiri, menangis di perjalanan pulang. juga menangis karena beratnya hidup ketika harus jadi tulang punggung keluarga sejak sekecil ini. ternyata menjadi dewasa tnggal enak ya , bu?