Text
Ini dulu baru itu: fiqih prioritas
Menikah dulu atau S-2 dahulu? belanja di warung tetangga yang mahal atau di swalayan yang murah? mengkredit ruma atau ngontrak sambil nabung? menambah humlah siswa atau meningkatkan kualitas pendidikan? saat ada kelebihan dana, berinfak atau berwakaf? bekerja jauh dari istri, tetapi berpenghasilan terbatas? umrah dan membayar utang? untuk pemberian bonus, umrah atau beasiswa untuk anaka para karyawan?
sebgai muslim, terkadang kita harus memilih satu pilihan terbaik di antara beberapa pilihan baik. terkadang, kita juga harus memilih sebuah pilihan dengan resiko paling kecil di antara beberapa pilihan yang tidak ideal. dalam kondisi inilah, hukum fiqih prioritas berlaku, tetapi kita terkadang bingung untuk memilih mana yang harus di prioritaskan.
Tidak tersedia versi lain